Pelarangan Pembelian Jersey Jerman Custom dengan Nomor 44 Oleh Penggemar oleh Adidas

1 min read

Adidas telah memicu kontroversi dengan perilisan jersey Tim Nasional Jerman yang baru. Tipografi angka-angka telah menimbulkan kehebohan di media sosial, dengan beberapa menyoroti bahwa angka 44 menyerupai masa lalu yang bermasalah negara tersebut.

Jersey tersebut menciptakan kontroversi karena angka gaya dalamnya, menyerupai emblem Schutzstaffel (SS), kelompok paramiliter selama rezim Nazi Adolf Hitler yang bertanggung jawab atas Holocaust.

Adidas telah membicarakan masalah ini
Salah satu juru bicara merek tersebut, Oliver Bruggen, telah berbicara dengan Bild, surat kabar harian Jerman, untuk menjelaskan situasi ini.

“DFB dan mitranya 11teamsports bertanggung jawab atas desain nama dan angka. Kami telah memblokir personalisasi jersey di toko online kami. Orang dari sekitar 100 negara bekerja di Adidas. Perusahaan kami mewakili promosi keberagaman dan inklusi, dan sebagai perusahaan, kami aktif memerangi xenofobia, anti-Semitisme, kekerasan, dan kebencian dalam segala bentuk.

‘Segala upaya untuk mempromosikan pandangan yang memecah belah atau eksklusif bukan bagian dari nilai-nilai kami sebagai merek, dan kami menolak keras setiap saran bahwa ini adalah niat kami. Perusahaan kami mewakili promosi keberagaman dan inklusi,'” ujarnya.

indx indx indx indx

Brendan Murphy https://ohwboutique.com

Brendan Murphy adalah seorang jurnalis berbakat yang dikenal karena pengamatannya yang tajam terhadap detail dan hasratnya dalam bercerita. Dengan kemampuannya untuk mengungkapkan narasi yang memikat, Brendan telah menetapkan dirinya sebagai seorang yang dipercaya dalam dunia jurnalistik. Dedikasinya untuk menyampaikan berita yang akurat dan menggugah pemikiran telah membuatnya memiliki reputasi yang sangat baik. Dilengkapi dengan rasa ingin tahu yang tak kenal lelah dan kepiawaiannya dalam merangkai kata-kata, Brendan Murphy terus menginspirasi dan memberi informasi kepada pembaca melalui artikel-artikel yang menarik dan cerita yang menggugah.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours