Lebih dari sekadar menyerang kriket – Dravid memuji gaya Inggris

2 min read

Pelatih kepala India Rahul Dravid memuji pendekatan ‘Bazball’ Inggris, meskipun kata itu sendiri tidak membuatnya antusias.

Dravid melihat timnya menyamakan skor dalam seri lima pertandingan 1-1 dengan kemenangan 106 run di Visakhapatnam, dengan Jasprit Bumrah dan Ravichandran Ashwin masing-masing mengambil tiga wicket untuk merusak reputasi Inggris sebagai pengejar yang tidak terbendung.

Dravid dikenal sebagai ‘The Wall’ selama hari-harinya bermain, sebagai bentuk pengakuan akan tekniknya yang kokoh, tetapi dia terkesan dengan cara para wisatawan telah memanfaatkan metode menyerang mereka di lapangan berputar.

“Menurut saya, mereka bermain dengan sangat baik. Apakah Anda menyebutnya ‘Bazball’ atau apapun yang ingin Anda sebut, itu bukan,” kata Dravid.

“Saya tahu itu hanya sekadar istilah, dan saya tidak yakin seberapa senang mereka dengan itu, tetapi mereka benar-benar bermain kriket yang bagus. Ini bukan seperti keramaian yang liar, mereka sebenarnya menunjukkan beberapa keterampilan yang sangat baik.

“Beberapa dari tembakan yang mereka mainkan memerlukan banyak kemampuan. Anda tidak bisa datang ke sini dan menjalankan hal-hal itu dengan mengatakan ‘Saya ingin bermain menyerang’. Saya pikir ada lebih dari sekadar kriket menyerang.

“Saya pernah melihat ada saat-saat di mana mereka tahu kapan harus mundur dan mereka tahu kapan harus menyerang. Mereka bermain sedikit berbeda, tidak ada keraguan tentang itu. Mereka tahu cara menemukan keseimbangan dan kami tahu kami menghadapi tantangan yang kami nantikan.”

Bumrah memenangkan penghargaan pemain pertandingan yang pantas untuk penampilannya dengan angka sembilan untuk 91, termasuk cakupan permainan yang menentukan di innings pertama.

“Menghantam dua wicket Ollie Pope dengan arah yang berlawanan mencerminkan kehebatannya dalam satu bingkai,” ungkapnya.

“Sebagai seorang pemuda, itu adalah pukulan pertama yang saya pelajari dalam kriket bola tenis,” kata Bumrah.

“Saya dulu merasa itulah satu-satunya cara untuk mengambil wicket. Saya mencari jalan, setiap wicket berbeda dan saya harus menggunakan apa yang ada di lengan saya.”

Untuk cerita eksklusif dan semua berita kriket rinci yang Anda butuhkan, berlangganan situs web The Cricket Paper dengan harga serendah 14p per hari.

Brendan Murphy https://ohwboutique.com

Brendan Murphy adalah seorang jurnalis berbakat yang dikenal karena pengamatannya yang tajam terhadap detail dan hasratnya dalam bercerita. Dengan kemampuannya untuk mengungkapkan narasi yang memikat, Brendan telah menetapkan dirinya sebagai seorang yang dipercaya dalam dunia jurnalistik. Dedikasinya untuk menyampaikan berita yang akurat dan menggugah pemikiran telah membuatnya memiliki reputasi yang sangat baik. Dilengkapi dengan rasa ingin tahu yang tak kenal lelah dan kepiawaiannya dalam merangkai kata-kata, Brendan Murphy terus menginspirasi dan memberi informasi kepada pembaca melalui artikel-artikel yang menarik dan cerita yang menggugah.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours