Kemenangan Bucks: ‘Tawon’ Terhenti dengan 26 Poin di Babak Pertama

2 min read

Charlotte Hornets mengalami kekalahan telak 123-85 dari Milwaukee Bucks pada Selasa malam, dengan hanya mencetak 26 poin pada paruh pertama. Hal ini merupakan jumlah poin terendah dalam paruh pertama musim ini, melewati rekor sebelumnya 29 poin melawan Golden State Warriors minggu lalu.

Tre Mann mencetak tujuh poin untuk Hornets setelah dua quarter pertama. Mereka tertinggal 58-26 saat paruh pertama berakhir, menjadi tim pertama sejak Chicago Bulls pada Maret 2017 yang hanya mencetak 26 poin pada paruh pertama.

Selain itu, Hornets juga mencetak rekor terendah mereka dengan hanya mencetak 24 poin di Utah pada Maret 2013, dan di Oklahoma City pada November 2012. Mereka hanya berhasil 9 dari 43 tembakan dari lapangan (21%) dan hanya 3 dari 20 tembakan tiga poin (15%) dalam paruh pertama.

Meskipun mencoba memperbaiki performa mereka, Hornets hanya bisa mencetak 30 dari 81 tembakan dari lapangan (37%) dan 11 dari 40 tembakan tiga poin (27,5%).

Bucks berhasil mencatat kemenangan terbesar musim ini dengan selisih 38 poin. Pelatih Hornets, Steve Clifford, mengakui bahwa Bucks memainkan permainan yang solid dengan rasa percaya diri yang tinggi.

Ini merupakan jumlah poin terendah yang pernah diberikan Bucks dalam paruh pertama pertandingan, setelah sebelumnya hanya memberi 25 poin pada kemenangan 94-81 melawan Philadelphia 76ers pada Maret 1972.

Setelah pertandingan, Clifford menyadari bahwa untuk menjadi lebih baik, timnya perlu memperbaiki start yang lebih baik dengan memainkan pola permainan mereka yang unselfish. Bucks sendiri sudah menunjukkan peningkatan dalam pertahanan sejak ditangani oleh pelatih Doc Rivers.

Milwaukee berhasil memenangkan tiga pertandingan berturut-turut setelah jeda All-Star dan memperbaiki rekor menjadi 6-7 di bawah arahan Rivers. Kedua tim akan bertemu lagi untuk keempat kalinya musim ini pada Kamis malam di Charlotte.

Sumber

Brendan Murphy https://ohwboutique.com

Brendan Murphy adalah seorang jurnalis berbakat yang dikenal karena pengamatannya yang tajam terhadap detail dan hasratnya dalam bercerita. Dengan kemampuannya untuk mengungkapkan narasi yang memikat, Brendan telah menetapkan dirinya sebagai seorang yang dipercaya dalam dunia jurnalistik. Dedikasinya untuk menyampaikan berita yang akurat dan menggugah pemikiran telah membuatnya memiliki reputasi yang sangat baik. Dilengkapi dengan rasa ingin tahu yang tak kenal lelah dan kepiawaiannya dalam merangkai kata-kata, Brendan Murphy terus menginspirasi dan memberi informasi kepada pembaca melalui artikel-artikel yang menarik dan cerita yang menggugah.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours